Kamis, 25 Juni 2015

Anatomi Paru Paru

Paru-paru terletak di dalam rongga dada (mediastinum), dilindungi oleh struktur tulang selangka. Rongga dada & perut dibatasi oleh sebuah sekat dinamakan diafragma. Berat paru-paru kanan kurang lebih 620 gr, sedangkan paru-paru kiri kurang lebih 560 gr. Masing-masing paru-paru dipisahkan satu sama lain oleh jantung & pembuluh-pembuluh akbar pun struktur-struktur lain di dalam rongga dada. Selaput yg membungkus paru-paru dinamakan pleura. Paru-paru terbenam bebas dalam rongga pleuranya sendiri. Paru-paru dibungkus oleh selaput yg bernama pleura. Pleura dibagi jadi dua merupakan :
  • Pleura visceral (selaput dada pembungkus), ialah selaput paru yg serta-merta membungkus paru.
  • Pleura parietal, yakni selaput yg melapisi rongga dada luar.
Antara ke-2 pleura ini terdapat ronggga (kavum) yg dinamakan kavum pleura. Terhadap kondisi normal, kavum pleura ini hampa hawa, maka paru-paru akan berkembang kempis & pun terdapat sedikit cairan (eksudat) yg bermanfaat utk meminyaki permukaan pleura, menghindari gesekan antara paru-paru & dinding dada tatkala ada kegiatan bernafas.
Tiap-tiap paru tertutup dalam kantong yg dinamakan pleura, yg yaitu struktur double-membran dibentuk oleh membran halus yg dinamakan membran serosa. Membran luar struktur ini dinamakan pleura parietal & melekat terhadap dinding dada, sedangkan membran dalam dinamakan pleura visceral, & meliputi paru-paru pun struktur terkait. Area antara dua membran dinamakan rongga pleura.

 Bagian Bagian Paru Paru beserta Fungsinya :

 Lobus paru-paru

Tiap-tiap paru-paru dibagi jadi segmen anatomis & fungsional yg dinamakan lobus lewat pembagian yg dinamakan celah interlobar. Paru-paru kanan terdiri dari tiga lobus : lobus superior, lobus tengah, & lobus inferior. Fisura horizontal yaitu pembagian anatomi yg memisahkan lobus superior & menengah, sedangkan celah oblikus memisahkan lobus tengah & inferior.

Paru-paru kiri sedikit lebih mungil dari kanan, & dibagi jadi dua lobus oleh fisura oblikus. Ke-2 lobus serupa dgn lobus superior & inferior dari paru-paru kanan. Lobus tengah tak hadir dalam paru-paru kiri.

Sedemikian partisi antara lobus memberikan perlindungan dari kerusakan mekanis & pun mencegah penyebaran infeksi. Akibatnya, kalau salah satu lobus atau sebahagian darinya rusak, terinfeksi, atau fungsinya terganggu sebab sekian banyak kelainan lokal, lobus yang lain sanggup tetap berfungsi dengan cara normal.

Bronkus

Trakea atau batang tenggorokan merupakan struktur penting yg menghubungkan rongga hidung & mulut ke paru-paru. Trakea bifurkasio jadi cabang penting yg dinamakan bronkus, yg masuk ke dalam ke-2 paru-paru. Bronkus terbuat dari tulang rawan hialin & otot polos.

Bronkus kiri & kanan pula berlainan dalam dimensi mereka, bersama sektor kanan jadi lebih lebar dari kiri. Cabang-cabang bronkus kanan jadi tiga bronkus sekunder, & bronkus kiri memunculkan dua bronkus sekunder. bronkus Sekunder tersegmen ke bronkus tersier, yg setelah itu memunculkan bronkiolus. Seiring bersama percabangan, mengisi tulang rawan hialin menurun, pengurangan tidak ada di bronkiolus, sedangkan peningkatan otot polos.

Tiap-tiap bronkus tersier memunculkan satuan pernapasan yg tidak sama dinamakan segmen bronkopulmonalis yg sudah menetapkan sendiri dari bronkiolus, alveolus, pembuluh darah, & pembuluh limfatik. Trakea, bronkus, & cabang-cabang berikutnya mencetak saluran hawa yg memfasilitasi masuk & ke luar hawa dari paru-paru.

Alveoli

Bronkiolus sektor ujung jadi kantung-kantung mungil yg dinamakan alveoli, sebagai web buat pertukaran gas antara paru-paru & darah. Alveoli yg berdinding tidak tebal, kantung tiup yg diatur dalam cluster. Dinding alveoli terdiri dari :
(i) sel alveolar Jenis I yg mencetak basic struktural.
(ii) sel alveolar Type II yg mengeluarkan surfaktan, yg mengurangi tegangan permukaan terhadap antarmuka udara-air.

Terkecuali itu, sel-sel kekebalan yg dinamakan makrofag pun hadir dalam alveoli utk menelan & menghancurkan patogen & sampah asing. Dinding alveolar sudah amat pori-pori yg dinamakan pori-pori Kohn, yg mengijinkan aliran hawa dari satu alveolus ke yg lain.

Tiap-tiap alveolus dikelilingi oleh jaringan kapiler yg mengangkut darah ke alveoli, buat oksigenasi. Ada hadir lokasi yg amat tidak tebal antara dinding alveoli & mereka dari kapiler. Ini dinamakan tempat interstitial penghalang darah-udara, & itu cuma tebal nol,5 meter.

Laju difusi gas berbanding lurus dgn luas permukaan & berbanding terbalik bersama jarak difusi. Alveoli sediakan baik keadaan ini. Mereka sediakan ruang permukaan gede dalam ruangan yg kompak & mengurangi jarak difusi lewat penghalang darah-udara yg amat tidak tebal

Berikut ini yaitu penjelasan menyangkut trick kerja Paru-paru Manusia :
  • Bila Oksigen telah hingga kepada bronkus, sehingga oksigen siap utk masuk ke dalam saluran paru-paru.
  • Oksigen dapat berdifusi melalui pembuluh darah berupa kapiler-kapiler arteri dgn trick difusi. Kapiler-kapiler ini terdapat terhadap alveolus yg yakni cabang dari Bronkiolus. Terhadap alveolus ini dapat berlangsung pertukaran gas oksigen bersama karbondioksida.
  • Oksigen diikat oleh hemoglobindalam sel-sel darah merah (eritrosit), dulu diedarkan ke semua sel-sel badan yg nantinya bakal difungsikan oleh mitokondoria alam respirasi tingkat seluler buat membuahkan energi berupa ATP (Adenosin Tripospat).
  • Karbondioksida dapat diboyong oleh kapiler vena buat diboyong ke alveolus & bakal dikeluarkan di alveolus lewat proses respirasi. 
Jagalah paru paru anda dari penyakit paru paru jenis apapun. Karen paru paru sangat penting sekali bagi kehidupan kita. Dan juga jaga pola hidup sehat jangan lupa ketahui beberapa makanan yang meyehatkan paru paru anda.

0 komentar:

Posting Komentar